Posted on

Eksistensialisme dan Humanisme

Penulis     : Jean Paul Sartre

Tebal         : v + 148 hlm

Ukuran     : 14 x 21 cm

Penerbit   : Pustaka Pelajar

Deskripsi :

Buku kecil ini, Eksistensialisme dan Humanisme, merupakan materi kuliah yang disampaikan Sartre di Club Maintenant. Berisi penjelasan secara padat mengenai eksistensialisme: prinsip-prinsip dan ajaran-ajarannya. Di sini Sartre juga mengajukan pembelaan terhadap kritikan-kritikan yang ditujukan kepada aliran filsafat eksistensialisme, dan meluruskan kembali kesalahpahaman sebagian orang terhadap filsafat ini.

Posted on

Metafisika Nusantara: Belajar Kehidupan dari Kearifan Lokal

Penulis     : Joko Siswanto, Retno Wikandaru

Tebal         : 172 hlm

Ukuran     : 15,5 x 23 cm

Penerbit   : UGM Press

Deskripsi :

Metafisika adalah salah satu cabang filsafat yang berusaha menaari hakikat dari segala yang ada. Kajian metafisika adalah kajian yang bersifat mengatasi pengalaman inderawi yang antara lain bersifat individual. Metafisika bertugas mencari kedudukan yang individual itu dalam konteks keseluruhan. Metafisika mengajak orang untuk tidak terpaku pada hal-hal tertentu, misalnya masalah kesehatan manusia dan lain-lain yang tertentu, tetapi melihat semuanya itu dalam konteks bahwa semua itu ada. Metafisika merupakan suatu usaha mengatasi dunia fisik. Heideger menyatakan bahwa pencarian filosofis tidak lain merupakan usaha mencari apa yang ada di belakang yang fisik (meta ta physica). Lebih dari itu, metafisika memenuhi kebutuhan dasar intelektual manusia, yakni keinginan untuk meraih pengertian tentang kesatuan alam raya dalam keanekaannya. Melalui kajian metafisika terhadap berbagai budaya di Nusantara ini, pembaca akan diajak untuk berpetualang menelusuri pandangan-pandangan yang ada di Nusantara ini tentang hakikat kehidupan dan kesatuan alam raya.

Kajian metafisika Nusantara ini sebenarnya dimaksudkan untuk menggali butir-butir kearifan lokal yang berkembang di Nusantara mengingat Indonesia sangatlah kaya akan beragam budaya. Dalam perspektif keilmuan, Indonesia dengan beragam budayanya tersebut merupakan “lahan” yang potensial karena terbuka bagi segala macam kajian, termasuk filsafat. Pengkajian metafisika Nusantar ini bukan hanya akan memperkenalkan keragaman budaya Nusantara dalam ranah kajian ilmiah, tetapi juga akan membantu upaya sistematisasi pemikirab-pemikiran tentang Nusantara sehingga nantinya akan terwujud apa yang dinamakan dengan Filsafat Nusantara.

Posted on

Pengantar Filsafat

Penulis     : Louis Kattsoff
Cetakan    :
Tebal         :
xxii + 488 hlm
Ukuran     : 14,5 x 21 cm
Penerbit   :
Tiara Wacana
Deskripsi:
“Buku Suci tentang Filsafat!,” demikian komentar sebagian mahasiswa perihal buku ini. Memang, visi buku ini adalah untuk menjembatani keingintahuan siapapun baik dosen, mahasiswa, maupun kalangan umum untuk memasuki gerbang dunia filsafat. Apa sumbangan filsafat sehingga kita sangat perlu untuk menyelami pengetahuan kefilsafatan? “Hendaknya dicatat,” kata Kattsoff, “kebebasan akali hanya terjadi melalui pendidikan yang bebas berdasarkan penyelidikan kefilsafatan.”
Kattsoff pun menegaskan hal berikut: “Banyak pendidikan dewasa ini didasarkanatas suatu pandangan dunia bahwa pencarian nafkah merupakan kebaikan tertinggi. Menghasilkan seorang ahli yang cakap, terlampau sering menjadi tujuan pendidikan yang hendak kita capai. Tetapi sayang, kita cenderung lalai mendidik ahli-ahli yang dapat menjadikan kita lebih bijaksana. Mereka dapat mengajarkan kepada kita bagaimana cara berbuat (knowhow) tetapi bukannya mengapa berbuat demikian (know why).”—- Louis O. Kattsoff

Posted on

Tentang Manusia Indonesia dan sebagainya

Penulis     : Toeti Heraty N. Roosseno

Cetakan    :

Tebal         : xviii + 256 hlm

Ukuran     : 14,5 x 21 cm

Penerbit   : Obor Indonesia

Deskripsi :

Menggunakan judul karya “Tentang Manusia Indonesia dsb.” Tentu dibayangi oleh suatu ceramah tahun 1977 di Taman Ismail Marzuki (Jakarta) oleh Mochtar Lubis, yang telah diterbitkan sebagai buku (OBOR Tahun 2001) dan bukan itu saja, tambahan dsb. pun terinspirasi oleh buku yang berjudul “Indonesia Etc,: Exploring The Improbable Nation”  yang diyulis oleh Elizabeth Pisani (Granta, 2004). Mungkin mengambil judul Tentang Manusia Indonesia dsb. tersebut terdorong firasat bahwa menulis tentang manusia Indonesia sama “improbable”nya, maksudnya kemustahilannya dengan menulis tentang Indonesia.

Posted on

Filsafat Pendidikan Sistem dan Metode

Penulis     : Imam Barnadib
Cetakan    :
Tebal         :
132 hlm
Ukuran     : 14,5 x 21 cm
Penerbit   : Ombak
Deskripsi:

Pedagogik, sebagai ilmu pokok dalam ranah pendidikan dan sesuai dengan jiwa dan isinya; agar dapat memenuhi persyaratan landasan konsep dan fungsinya, sudah barang tentu memerlukan landasan-landasan yang berasal dari filsafat atau setidak-tidaknya mempunyai hubungan dengan filsafat.

Dikatakan landasan, bila filsafat melahirkan pemikiran-pemikiran yang teoretis mengenai pendidikan, dan dikatakan hubungan bila berbagai pemikiran mengenai pendidikan memerlukan iluminasi dan bantuan penyelesaiannya dari filsafat.

Peranan filsafat yang mendasari berbagai aspek pendidikan ini, sudah barang tentu merupakan sumbangan utama bagi pembinaan pedagogik. Teori-teori yang tersusun karenanya dapat disebut pendidikan yang berlandaskan filsafat.

Buku yang ditulis oleh seorang tokoh yang dijuluki “Bapak Filsafat Pendidikan Indonesia” ini berusaha membantu kita memahami substansi dari pendidikan dengan pembahasan yang detail dan mendalam serta disajikan dengan bahasa yang mudah dipahami. Dengan dilengkapi dengan penjelasan mengenai sistem dan metode filsafat pendidikan, maka buku ini menjadi buku penting bagi para pendidik dan calon pendidik.