Posted on

Elektrokardiografi Konsep Dasar dan Praktik Klinik

Penulis     : Erika Maharani (Editor)

Tebal         : 110 hlm

Ukuran     : 15,5 x 23 cm

Penerbit   : UGM Press

Deskripsi :

Elektrokardiografi merupakan salah satu alat diagnostik yang sangat bermanfaat bagi tenaga kesehatan. Prosedur pengoperasian alat yang mudah, ketersediaan alat di berbagai daerah yang cukup merata, dan nilai diagnostik yang tinggi menjadi alasan penting bagi tenaga kesehatan untuk dapat melakukan interpretasi EKG dengan tepat. Selain itu, EKG juga mampu memberikan gambaran terhadap kondisi kelainan jantung, baik kelainan secara anatomis maupun fisiologis.

Dalam buku ini, akan dijelaskan secara rinci mengenai bagaimana aliran listrik jantung bekerja dan gambarannya pada EKG. Kondisi kelainan jantung yang disebabkan oleh pembesaran ruang jantung maupun gangguan irama juga akan dijelaskan beserta mekanismenya. Buku ini memberikan penjelasan secara sistematis, komprehensif, logis, dan menggunakan bahasa yang ringan agar mudah dipahami. Buku ini juga disertai ilustrasi dan contoh gambaran EKG untuk membantu pembaca dalam memahami penjelasan tertulis dan sebagai media latihan pembaca dalam melakukan interpretasi EKG. Buku ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi tenaga kesehatan untuk mengembangkan kompetensinya sehingga dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada pasien.

 

Posted on

Biokimia Farmasi

Penulis     : Sismindari, Rumiyati, Riris Istiqfari Jenie, dan Edy Meiyanto

Tebal         : 214 hlm

Ukuran     : 15,5 x 23 cm

Penerbit   : UGM Press

Deskripsi :

Buku Biokimia Farmasi terdiri atas 14 bab yang mengulas tentang metabolisme dan biosintesis empat molekul, yakni protein, karbohidrat, lemak, dan nukleotida. Bab I dan II menjelaskan pentingnya mempelajari biokimia, molekul penyusun kehidupan, dan peran penting air dalam kehidupan. Selain itu, menjelaskan pula tentang bioenergi, energi bebas yang diperlukan dalam suatu reaksi, peran ATP dalam reaksi metabolisme, dan mekanisme fotosintesis. Bab III, IV, V, dan VI menjelaskan tentang protein yang meliputi struktur protein dan asam amino, ikatan yang menstabilkan protein, struktur tiga dimensi protein, penentuan urutan asam amino, beberapa metode pemurnian protein, dan menjelaskan tentang sifat, klasifikasi, enzim, proses regulasi aktivitas enzim, kinetika enzim, dan proses inhibisi enzim. Bab VII menjelaskan tentang membran biologi, struktur dan lemak penyusun membran, serta peran protein membran dan peran kolesterol. Karbohidrat dijelaskan pada Bab VIII, IX, dan X, yang meliputi metabolisme karbohidrat, glikolisis, daur asam sitrat, fosforilasi oksidatif jalur pentose fosfat, glukoneogenesis, dan metabolisme glikogen. Adapun lemak dijelaskan pada Bab XI yang mencakup metabolisme lemak tak jenuh, daur urea, dan aplikasi HDL dan LDL. Proses biosintesis asam amino, nukleotida dan proses regulasinya, serta kelainan yang timbul akibat adanya kelainan proses biosintesis dijelaskan pada Bab XII dan XIII. Pada bab terakhir (Bab XIV) menjelaskan metabolisme terintegrasi yang meliputi jalur-jalur utama metabolisme, pola metabolik pada organ-organ utama, regulasi hormonal, mekanisme pengaturan kadar gula di dalam darah, dan penyakit yang timbul akibat adanya kelainan metabolisme.

Posted on

Gizi Pada Penyakit Ginjal Kronis

Penulis     : Susetyowati, Farah Faza, Izzati Hayu Andari

Tebal         : 172 hlm

Ukuran     : 15,5 x 23 cm

Penerbit   : UGM Press

Deskripsi :

Penyakit ginjal kronis (PGK) merupakan diagnosis penyakit utama pasien hemodialisis baru di Indonesia dengan persentase terbesar, yaitu 83% dengan jumlah pasien aktif yang menjalani terapi hemodialisis terus meningkat dari tahun 2007 hingga 2012. Penyakit ginjal kronis dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya obesitas, diabetes, hipertensi, usia lanjut, glomerulonefritis, batu ginjal, infeksi saluran kencing, penyakit kardiovaskuler, dan riwayat keluarga.

Masalah yang paling sering dialami oleh pasien PGK dan dapat memperburuk kondisi kesehatannya ialah malnutrisi. Prevalensi malnutrisi dilaporkan lebih tinggi terjadi di negara berkembang dibandingkan negara maju. Prevalensi malnutrisi pada pasien PGK di Indonesia berdasarkan beberapa penelitian dilaporkan mencapai 70%. Upaya penanggulangan malnutrisi pada pasien PGK harus dilakukan, terutama oleh ahli gizi dan tenaga kesehatan terkait untuk mencegah penurunan status gizi lebih lanjut dan kemungkinan morbiditas dan mortalitas.

Proses asuhan gizi terstandar (PAGT) sebagai salah satu tindakan primer harus dilakukan ahli gizi kepada pasien PGK dengan kondisi malnutrisi sehingga penurunan status gizi lebih lanjut dan komplikasi penyakit dapat dicegah atau diminimalkan.

Buku Gizi pada Penyakit Ginjal Kronis menyajikan skrining gizi dan tahapan PAGT pada pasien PGK disertai penelitian-penelitian yang telah dilakukan, dengan data pendukung dari berbagai literatur. Buku ini ditujukan bagi mahasiswa Gizi atau ahli gizi yang bekerja di rumah sakit atau institusi kesehatan lain. Dengan memahami rangkaian proses asuhan gizi pada pasien PGK ini, diharapkan pembaca dapat berperan dalam mengatasi malnutrisi pada pasien PGK sehingga risiko morbiditas dan mortalitas dapat diminimalkan.

 

Posted on

Pakai “Mascara” dan Jadilah Pasien Cerdas!

Penulis     : Ika Kusuma

Tebal         : 114 hlm

Ukuran     : 14,5 x 21 cm

Penerbit   : UGM Press

Deskripsi :

Kesalahan pengobatan terjadi setiap hari di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan di Indonesia. Pihak yang paling dirugikan dari terjadinya kesalahan pengobatan adalah pasien. Tidak jarang, kesalahan pengobatan berujung pada kecacatan atau kematian. Sayangnya, praktisi kesehatan (dokter dan apoteker) seakan tak berdaya dalam mencegah terjadinya kesalahan pengobatan.

Jumlah tenaga dokter umum dan apoteker di Indonesia masih kurang, sedangkan jumlah penduduk Indonesia terus membludak. Dokter umum dan apoteker sering kali bekerja dengan terburu-buru karena terlalu banyak pasien yang harus dilayani. Terlebih setelah pemerintah mengeluarkan kebijakan jaminan kesehatan untuk seluruh rakyat Indonesia, jumlah pasien semakin banyak karena masyarakat tidak lagi mengkhawatirkan biaya pengobatan. Bekerja dengan terburu-buru membuat dokter umum dan apoteker kurang teliti dalam bekerja sehingga kesalahan pengobatan sering terjadi. Oleh karena itu, hanya pasien sendirilah yang dapat melindungi diri dan keluarganya dari bahaya kesalahan pengobatan.

Kesalahan pengobatan atau dikenal pula dengan sebutan medication error adalah kejadian yang merugikan pasien akibat pemakaian obat. Dampak yang dirasakan pasien dari kesalahan pengobatan beragam, mulai dari ketidaksembuhan, kecacatan, sampai kematian. Kesalahan pengobatan sebenarnya dapat dicegah, bukan suatu kejadian yang terjadi tanpa sebab.

Pasien dapat berpartisipasi mencegah terjadinya kesalahan pengobatan dengan melakukan lima jurus. Untuk memudahkan pembaca mengingat kelima jurus tersebut, penulis menyingkatnya dengan “jurus MASCARA”. Semua orang tahu salah satu jenis kosmetik yang bernama “mascara” sehingga akronim tersebut akan mudah sekali diingat. Kelima jurus tersebut yaitu:

MA          : Masukkan dokumen lengkap ke dalam tas

S              : Sampaikan keluhan kepada dokter

CA           : Catat nama obat

R             : Ramah pada apoteker

A             : Aturan pakai obat harus dipatuhi

Kelima jurus tersebut dijabarkan secara mendalam dengan bahasa yang mudah dipahami pembaca agar pembaca dapat menerapkan kelima jurus tersebut dengan mudah saat menjadi pasien. Selain membahas kelima jurus tersebut, buku ini juga membahas hak-hak dan kewajiban pasien selama berobat. Sudah saatnya masyarakat awam memahami segala hal terkait pengobatan yang selama ini tidak mereka pahami agar mereka bisa melindungi diri sendiri dan orang-orang yang mereka sayangi dari kesalahan pengobatan.

 

Posted on

Antibiotik Untuk Mahasiswa Kedokteran

Penulis     : V. Rizke Ciptaningtyas
Cetakan    : 2014
Tebal         : vii + 92 hlm
Ukuran     :
Penerbit   : Graha Ilmu
Deskripsi:

Masalah resistensi antibiotik merupakan ancaman global yang mengancam kelangsungan hidup manusia. Kita seakan menunggu waktu saat manusia sampai pada post-antibiotic era, masa ketika tidak ada antibiotik yang mampu melawan infeksi bakteri yang akhirnya menyebabkan angka kesakitan dan kematian akibat infeksi meningkat. Hal tersebut tentu akan menurunkan kualitas hidup dan mempengaruhi berbagai sektor kehidupan.
Penggunaan antibiotik secara bijak menjadi hal penting yang harus dipahami dan dimengerti praktisi kesehatan yang kemudian harus diaplikasikan dalam praktik sehari-hari. Harapan penulis, buku ini dapat memberikan sedikit kontribusi bagi dunia kedokteran, meningkatkan penggunaan antibiotik secara bijak, dan menurunkan angka resistensi antibiotik.

Posted on

Obat Tradisional Kekayaan Indonesia

Penulis     : Hendri Warsito

Tebal         : x + 104 hlm

Ukuran     :

Penerbit   : Graha Ilmu

Deskripsi :

Indonesia kaya keanekaragaman hayati dan budaya yang semakin menunjang perkembangan obat tradisional di Indonesia, serta masih banyak lagi potensi yang tersembunyi di antara obat tradisional di Indonesia yang dapat dikembangkan. Obat tradisional  merupakan salah satu mata rantai penting dalam membantu meningkatkan kesehatan masyarakat di Indonesia sehingga perlu  diadakan penelitian secara ilmiah yang sistematis dan terkoordinasi dengan baik dari berbagai pihak yang akan menunjang manfaat dari obat tradisional sehingga manfaatnya dapat lebih dirasakan oleh masyarakat. Untuk mengadakan penelitian obat tradisional di Indonesia diperlukan kerjasama yang baik antara industri obat tradisional dan institusi pendidikan tinggi serta institusi penelitian baik pemerintah maupun  swasta, selain itu juga perlu dikenalkan mengenai wawasan obat tradisional kepada mahasiswa dan masyarakat pada umumnya sehingga pemanfaatan dan pengembangan obat tradisional akan semakin optimal.
Sumber daya alam dan potensi yang dimiliki Indonesia harus dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan untuk kesejahteraan rakyat, oleh karena itu perlu dilakukan upaya peningkatan pemanfaatan sumber daya alam di bidang obat tradisional untuk peningkatan pelayanan kesehatan dan ekonomi. Obat tradisional yang terbukti secara ilmiah berkhasiat  dan memiliki mutu yang tinggi dan aman, perlu diupayakan untuk digunakan dalam pelayanan kesehatan formal.

 

Posted on

Keracunan Alergi dan Intoleran Makanan

Penulis     : Suwedo Hadiwiyoto

Tebal         : 219 hlm

Ukuran     : 21 x 30 cm

Penerbit   : UGM Press

Deskripsi :

Keracunan makanan!? Tentu tidak ada seorang pun mau mengalami atau menderita karena keracunan makanan. Oleh karenanya, jangan sembarangan mengonsumsi makanan dan minuman yang tidak sehat dan tidak aman. Jika Anda merasa sakit perut, mual, kepala pusing, mau muntah, bisa jadi itu pertanda awal Anda keracunan. Jika berlanjut, akibatnya sangat mengerikan, gangguan pencernaan, hati, jantung, paru-paru, kanker, dan berbagai penyakit dapat timbul. Anda juga harus berhati-hati karena makanan juga dapat menimbulkan alergi dan intoleran makanan. Semua itu kalau tidak ditangani dengan baik maka akan membahayakan kesehatan.

Atasi semua itu dengan benteng pertahanan diri. Caranya, lengkapi wawasan Anda dengan pengetahuan tentang keracunan makanan, alergi, dan intoleran makanan. Buku ini menyediakan apa yang sedang Anda perlukan dan cari. Pengetahuan umum tentang keracunan, alergi, dan intoleran makanan, tipe-tipe keracunan oleh bakteri, jamur, yeast, virus, protozoa, bahan kimia, dan logam berat, serta cara pencegahannya secara praktis maupun komprehensif, semuanya ada dalam buku ini. Diuraikan dengan bahasa sederhana dan mudah untuk dipahami, tetapi tidak meninggalkan segi keilmiahannya.

Semua orang dapat menggunakan buku ini. Pelajar, mahasiswa, dosen, karyawan, pedagang, pengusaha, bahkan orang awam dan institusi pemerintah, swasta, serta lembaga swadaya masyarakat, semua dapat menggunakan buku ini untuk keperluan kuliah, penyuluhan, pelatihan, buku panduan, atau sekadar untuk bacaan dan pengetahuan umum. Setelah membaca buku ini Anda akan paham dan mengerti betapa penting menghindari terjadinya keracunan, alergi, dan intoleran makanan, serta menjaga kesehatan tubuh melalui penyediaan makanan dan minuman yang sehat dan aman, mengetahui bagaimana mencegah dan menanggulangi terjadinya keracunan, alergi, dan intoleran makanan, melakukan pertolongan pertama, dan berbagi pengetahuan dengan keluarga, famili, orang lain, dan masyarakat sebagai bentuk kepedulian ikut menyehatkan mereka.

 

Posted on

Biokimia 1

Penulis     : Soeharsono Martoharsono

Tebal         : 135 hlm

Ukuran     : 14,5 x 21 cm

Penerbit   : UGM Press

Deskripsi :

Buku ini sangat cocok untuk mereka yang menekuni ilmu kedokteran dan ilmu kesehatan pada umumnya, baik para ma­hasiswa maupun para profesional. Dalam buku ini dijelaskan tentang prinsip-prinsip dasar biokimia, dan diberikan contoh-contoh analisis kasus problema kesehatan dan penyakit yang dapat diterangkan dengan prinsip-prinsip biokimia tersebut. Prinsip dasar biokimia dijelaskan dengan gamblang dan dibicarakan lebih dahulu, agar pembaca dapat menggunakan penger­tian yang diperolehnya guna memahami segi kimiawi dan segi molekuler dari masalah-masalah kesehatan dan penyakit-penyakit yang dicantumkan sebagai contoh kasus. Contoh-contoh kasus yang diberikan pada tiap akhir Bab, mula-mula diberi diskusinya dengan lengkap untuk membiasakan alur pemikiran pembaca, kemudian diberikan pula contoh-contoh kasus dan pertanyaan biokimianya tanpa diskusi, untuk mendorong agar pembaca berusaha menganalisisnya dengan aktif.

Dalam buku jilid I ini baru dibicarakan Bab-Bab Nutrisi, Struktur protein, Enzim dan katalisis biologik. Pengendalian asam-basa, cairan, dan kontrol elektrolit, Ener­getika dan sistem-sistem terangkai, Siklus Krebs, serta Metabolisme Karbohidrat. Mengenai metabolisme lipida, metabo­lisme asam amino, metabolisme sterol dan steroida, asam nukleat, dan nukleotida, biosintesis asam nuklat dan protein, serta pengaturan metabolisme secara hormonal akan dimuat dalam buku jilid II.

 

Posted on

Implementasi Case Management System di Rumah Sakit

Penulis     : Novi Zain Alfajri, Sugiarti & Hafidzah Nurmastuti

Tebal         : 82 hlm

Ukuran     : 15,5 x 23 cm

Penerbit   : UGM Press

Deskripsi :

Pelayanan yang berfokus pada pasien merupakan pelayanan kesehatan yang bertanggung jawab terhadap pemenuhan mutu pelayanannya melalui acuan standar yang berbasis bukti ilmiah dan bukti terkini tetapi tetap dalam koridor pengendalian biaya agar proses pelayanan pasien menjadi efisien dalam pemanfaatan sumber dayanya. Case management didefinisikan sebagai suatu proses kolaborasi dalam hal Asesmen, Perencanaan (Planning), Fasilitasi, Koordinasi Pelayanan (Care Coordination), Evaluasi, dan Advokasi mengenai pilihan pelayanan untuk memenuhi kebutuhan yang komprehensif dari pasien dan keluarga melalui komunikasi, dan tersedianya sumber daya yang memadai untuk mencapai luaran yang efektif. Dalam berbagai penelitian, case management system dianggap mampu meningkatkan mutu pelayanan. Ruang lingkup pelayanan case management system meliputi Edukasi, Koordinasi Asuhan (Care Coordination), Pemenuhan Kebutuhan Pasien (Compliance), Manajemen Transisi, dan Manajemen Utilisasi. Case management system diprioritaskan untuk kasus pasien dengan kriteria tertentu, yaitu risiko tinggi, kompleks, lama rawat yang panjang, pembiayaan yang tinggi, serta masalah psikososial dari pasien dan keluarga. Dalam hal ini, case manager berfungsi sebagai fasilitator, komunikator, dan koordinator dari proses asuhan dan fungsi-fungsi lain untuk mendukung asuhan pasien. Proses case management system dimulai dari proses skrining untuk penetapan kasus, asesmen, perencanaan, implementasi, dan follow up post discharge. Hasil akhir dari implementasi sistem ini adalah peningkatan mutu pelayanan dengan mencapai kepuasan pasien dan keluarga serta memberikan jaminan pelayanan yang efektif dan efisien.