Kategori

Pilih Produsen

Customer Support

Condongcatur, Depok, Yogyakarta 55283
 
Layanan 1
Layanan 1
 
Layanan 2
Layanan 2
 

Princes Masako [978-979-3064-67-3] 
Rp65.000
Rp46.962

Penulis : Ben Hills

Cetakan : I, November 2008

Tebal : 372 halaman

Ukuran : 13 x 20 cm

Deskripsi:

* * * * *

Tidak penting apakah masyarakat Jepang suka atau benci buku ini. Persoalannya, sudahkah mereka memiliki hak untuk membacanya dan menentukan penilaian mereka sendiri.”

Ben Hills, Today Magazine

Inilah impian kebanyakan kaum Hawa: menikahi seorang pangeran tampan, pindah ke istana megah, dan hidup bahagia selamanya. Tetapi, bukan seperti itu yang terjadi pada Masako Owada, seorang perempuan sangat modern yang bertubrukan dengan sebuah sistem kuno.

Menelisik diam-diam dunia keluarga Kekaisaran Jepang yang misterius, buku ini menguraikan tekanan yang dilakukan Pengurus Rumah Tangga Istana Kekaisaran Jepang terhadap Putri Masako karena tak bisa menghasilkan keturunan lelaki guna menjaga dinasti kekaisaran tertua di dunia dari kepunahan. Karya ini juga mengungkapkan dampak lahirnya anak lelaki dari rahim Putri Kiko, saudara ipar Putri Masako, pada kehidupan Masako yang sudah penuh masalah dan pada harapan yang mungkin dia bangun bagi putrinya, Aiko kecil, untuk menjadi kaisar perempuan Jepang.

* * * * *

Jika Anda tertarik pada cerita tentang ritual abad pertengahan, keanehan budaya yang asing dan eksotik, tragedi keterpurukan perempuan modern oleh sistem keluarga diktator dan patriarki kuno, inilah tulisan yang sangat bagus hasil riset yang teliti.”Sydney Morning Herald

Ketika Masako Owada menikahi Pangeran Naruhito pada 1993, masyarakat Jepang berharap dia akan mengarungi hidup baru di lingkaran keluarga kerajaan Jepang. … Tetapi kini, impian itu hanyalah puing-puing kehancuran belaka.”—Kevin Mcgue, Metropolis

Ben Hills, melalui buku ini, telah menyulut debat sengit di Jepang dan Australia, terutama di antara jajaran pejabat diplomatik kedua negara.”—David Chew, Today Magazine

Kisah yang brilian, tetapi menyedihkan, tentang seorang perempuan yang mulanya menikmati kariernya sebagai diplomat.”—Chaika (Australia), www.amazon.com

Saya tak bisa berhenti membacanya. Kusarankan Anda membaca buku ini.”—J. Minakata (Mexico), www.amazon.com