Penulis : Najib Mahfuz
Kategori : Sastra
Cetakan : 2003
Tebal : xiv + 480 halaman
Ukuran : 12 x 18 cm
Penerbit : Jendela
Deskripsi:
Hujan mesiu yang dilancarkan tentara Jerman pada Perang Dunia II di Sakanini, sebuah kawasan di Cairo, memaksa Ahmad Akif dan keluarganya membenam sejarah yang telah begitu lama mereka pahat di tempat itu. Khan el-Khalili, disanalah hidup baru dibangun kembali. Harapan berkembang bersama penderitaan.
Namun, pergumulan budaya dan agama menguap menjadi gugatan sehingga perintah Tuhan tidak lagi menjadi sesuatu yang cukup substantif untuk dipertahankan di Khan el-Khalili.
Najib Mahfuz sengaja ingin menghadirkan sebuah cerita jujur tentang kehidupan masyarakatnya, sebuah upaya kritis yang sangat berani bagi kehidupan di zaman ini, sebuah potret kehidupan yang banyak mengandung kontradiksi, ketakutan, kekalutan, kepanikan, kebencian, dan kasih sayang.