Berkisah tentang pemukiman Tionghoa di Pulau Bangka, ‘pulau timah’ Indonesia, dari asal muasalnya di awal abad ke-18 hingga akhir abad ke-20. Organisasi Tionghoa yang mengkhususkan diri dalam produksi bahan mentah, masuknya tenaga kerja asal Tiongkok dan pembentukan suatu komunitas Tionghoa secara bertahap adalah tema-tema pokok, namun buku ini juga memberikan perhatian pada pengaruh berbagai perkembangan tersebut pada masyarakat lokal. Perubahan teknologis dan kebijaksanaan pemerintah, baik kolonial maupun Indonesia, ditambahkan juga dalam kisah ini. Di satu pihak, buku ini merupakan suatu sumbangan pada sejarah lokal Indonesia; di pihak lain, ia juga memberikan banyak bahan bagi perbandingan dengan pemukiman Tionghoa di berbagai tempat di Asia Tenggara.
Rabu, 04 Februari 2009
Sepak bola merupakan olahraga paling digemari di seluruh dunia. Sepak bola ditinjau dari kesejarahan memang tidak bisa kita lepaskan dari peranan bangsa Eropa. Sejak...
Pengelola salah satu jaringan toko buku terbesar asal AS, Borders Group, harus menutup semua toko yang masih tersisa. Penutupan itu terpaksa dilakukan setelah Borders gagal bersepakat dengan Najafi Cos., yang tadinya berminat mengakuisisi Borders demi menyelamatkan jaringan itu dari kebangkrutan.
Program pengembangan minat baca dan perpustakaan belum dianggap prioritas oleh Pemerintah. Nyatanya, untuk melaksanakan visi "Terdepan dalam Informasi Pustaka, Menuju Indonesia Gemar Membaca" pagu anggaran 2012 yang ditetapkan oleh Bappenas dan Kementrian Keuangan tak lebih dari Rp 368 miliar atau berkurang 15 % dari anggaran tahun 2011.