“Sejarah membekali kita dengan kemampuan mental yang sangat berharga, yaitu kemampuan menilai”—Woodrow Wilson
Salah jika beranggapan bahwa sejarah hanyalah tentang deretan angka tahun peristiwa yang harus dihapal. Tidak tepat juga bila menganggap sejarah adalah persoalan masa lalu yang tidak penting untuk dikaji.
Buku ini memberikan kajian menarik tentang bagaimana memanfaatkan sejarah sebagai sarana berpikir. Secara sistematik, kita diajak memasuki dimensi psikologi mengajar dan mempelajari sejarah. Pada bagian lain, kita diajak untuk belajar bagaimana berpikir kontekstual. Yang tidak kalah menarik adalah bagian yang membahas bagaimana membayangkan masa lalu, lengkap dengan ilustrasi peristiwa dan dokumen visual. Buku “Berpikir Historis” ini ditutup dengan bahasan tentang bagaimana memahami sejarah di milenium baru.
Buku peraih Frederick W. Ness Book Award 2002 ini mengantar kita memetakan masa depan dan mengajarkan masa lalu.