Beranda » Buku » Sosial Politik » Diplomasi Indonesia dan Pembangunan Konektivitas Maritim

Diplomasi Indonesia dan Pembangunan Konektivitas Maritim

DISKON 15% Kode: 978-602-433-699-8 Stok: Tersedia
Berat 300 gram
Kondisi Baru
Kategori Sosial Politik
Dilihat 125 kali
Diskusi Belum ada komentar
Bagikan

Diplomasi Indonesia dan Pembangunan Konektivitas Maritim

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja Anda
Lanjut Belanja
Keranjangku
Rp 68.000 Rp 80.000
Hemat Rp 12.000
Tentukan pilihan yang tersedia!
Pemesanan yang lebih cepat! Pesan Langsung
Diplomasi Indonesia dan Pembangunan Konektivitas Maritim
Rp 68.000 Rp 80.000
Tersedia / 978-602-433-699-8
Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah:

Detail Produk Diplomasi Indonesia dan Pembangunan Konektivitas Maritim

Penulis     : Humprey Wangke

Tebal         : xii + 204 hlm

Ukuran     : 14,5 x 21 cm

Penerbit   : Obor Indonesia

Deskripsi :

Setiap tema kajian dalam buku ini menganalisis elemen-elemen penting terkait perkembangan konsep maritim Indonesia, tantangan, dan kendala. Demikian juga berbagai peluang bagi Indonesia dalam mewujudkan kekuatan maritim Indonesia, baik sebagai hub maupun gate yang mampu mendukung dan melancarkan rute perdagangan (trade routes) dan jalur pelayaran (shipping lanes) dunia melalui perairan dan laut Indonesia. Dengan posisi strategis yang dimiliki Indonesia, yakni terletak di antara dua samudra besar – Hindia dan Pasifik, sudah waktunya Indonesia dapat menarik keuntungan yang optimal, termasuk dalam ikut mengatur tata kelola maritim dunia.

Meskipun visi nasional Kelautan Indonesia semakin jelas dan terarah, masih terdapat beberapa hal yang perlu diproyeksikan dalam upaya mempercepat realisasi Indonesia menjadi Poros Maritim Dunia. Pertama, istilah maritim dan laut perlu dipertegas pengertiannya agar kerancuan dapat dikurangi. Kedua, diperlukan perubahan paradigm (paradigm shift) dari land-based orientation menuju ocean-based orientation, orientasi baru ini akan menjadi basis dalam menentukan program pembangunan, termasuk menegaskan kembali aspek saling keterhubungan antara kepentingan nasional dalam membangun laut, darat, dan udara secara terintegrasi. Ketiga, penguatan lembaga penelitian dan pengembangan (research and development/R&D). Pengintegrasian riset kelautan secara nasional untuk menghasilkan inovasi baru yang mampu mendukung optimalisasi sektor maritim Indonesia, sehingga berdampak positif bagi ekonomi dan perdagangan internasional.

Semoga hasil penelitian ini dapat membawa manfaat bagi perbaikan sektor maritim dan kelautan Indonesia, sehingga Indonesia dapat membuktikan diri sebagai bangsa bahari yang kuat dan mandiri. Hal ini akan sejalan dengan pernyataan ahli sejarah maritim Indonesia, A.B. Lapian yang memaknai archipelagic state bahwa “Indonesia merupakan negara laut yang besar dan luas dengan ribuan pulau di wilayah perairan dan lautnya”.

 

Tags: , ,

Produk Terkait
Diskusi Produk (0)

Silahkan tulis komentar Anda

Twitter

Toko Online Lainnya

Chat via Whatsapp
Layanan Pelanggan
⚫ Online
Halo, perkenalkan saya Layanan Pelanggan
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja