" height="0" width="0" style="display:none;visibility:hidden"> ');

Kontak Kami

( pcs) Checkout

Selamat datang di ambarrukmo.com | Tempat belanja murah, mudah, dan cepat!
Beranda » Buku » Sejarah » Dua Kota Tiga Zaman: Surabaya dan Malang sejak Kolonial Sampai Kemerdekaan

Dua Kota Tiga Zaman: Surabaya dan Malang sejak Kolonial Sampai Kemerdekaan

Kategori:
OFF 15%
Kode : 978-602-8335-22-5
Berat : 505 gram
Stok : Ready Stock
Dilihat : 650 kali
Review : Belum ada review
Rp 55.250 Sebelum Rp 65.000
(OFF 15%) Hemat Rp 9.750
Tentukan Pilihan!
Pesan melalui SMS? Klik SMS

Bagikan informasi tentang Dua Kota Tiga Zaman: Surabaya dan Malang sejak Kolonial Sampai Kemerdekaan kepada teman atau kerabat Anda.

Deskripsi Dua Kota Tiga Zaman: Surabaya dan Malang sejak Kolonial Sampai Kemerdekaan

Penulis     : Purnawan Basundoro
Cetakan    :

Tebal         : 319 hlm

Ukuran     : 15 x 23 cm

Penerbit   : Ombak

Deskripsi : 
Dua Kota Tiga Zaman karya Purnawan Basundoro ini adalah buku kedua yang diterbitkan dalam Seri Kota, Kata, dan Kuasa, menyusuli karya Abidin Kusno, Ruang Publik, Identitas, dan memori Kolektif: Jakarta Pasca-Suharto, yang tclah diterbitkan sebagai karya perdana seri ini. Jika Abidin Kusno menyoroti isu-isu kontemporer Jakarta sebagai metropolis sekaligus ibu kota negara, maka dalam terbitan Seri Kota yang kedua ini, Purnawan menyajikan potret historis dua kota besar di Jawa Timur, yakni Surabaya dan Malang, yang melingkupi tiga kurun waktu penting dalam sejarah Indonesia modern: zaman Belanda, zaman Jepang, dan zaman Kemerdekaan.
Kekuatan buku Purnawan ini terletak terutama pada pendekatannya. Penulis menyinergikan beberapa disiplin ilmu untuk menguak pelbagai sisi dan dimensi kedua kota dari masa ke masa. Dalam perbincangan dan kajiannya, pembaca dengan jelas dapat melihat bagaimana ilmu sejarah dan sosiologi, bahkan juga ekonomi-politik, secara bersama-sama dikerahkan untuk menghasilkan suatu tinjauan kritis yang unik. Ini sejalan dengan nafas seri ini, yang mengedepankan kajian interdispliner sebagai ujung tombaknya.
Buku ini tak hendak menyajikan riwayat kelahiran dua kota utama di Jawa Timur inisatu di pesisir dan satu lagi di pedalaman. Titik-berat penelusuran dan kajian Purnawan atas Surabaya dan Malang terletak pada sejarah perkembangan kedua kota dari segi urbanitas dalam rangkaian tiga zaman yang saling terkait erat tapi pada saat yang sama juga saling berkontradiksi satu sama lain. Ketiga zaman tersebut sama-sama memainkan peran penting dalam transformasi kedua kota ini. Mengikuti ulasan Purnawan, pemahaman kita akan pelbagai aspek dan faktor yang terlibat dalam pertumbuhan kedua kota dipertajam sekaligus diperluas. Saya yakin bahwa, seusai membaca buku ini, pembaca akan memiliki gambaran baru tentang kedua kota dalam benak mereka.

Belum ada review untuk Dua Kota Tiga Zaman: Surabaya dan Malang sejak Kolonial Sampai Kemerdekaan

Silahkan tulis review Anda

Produk Terkait Dua Kota Tiga Zaman: Surabaya dan Malang sejak Kolonial Sampai Kemerdekaan

OFF 15%
Rp 63.750 Rp 75.000
Ready Stock / 978-602-258-398-1
OFF 15%
Rp 169.150 Rp 199.000
Ready Stock / 978-602-6577-24-5

Mungkin Anda tertarik dengan produk terbaru kami

OFF 20%
Rp 76.000 Rp 95.000
Ready Stock / 978-602-6799-41-8
OFF 15%
Rp 74.800 Rp 88.000
Ready Stock / 978-979-29-7038-8
OFF 15%
Rp 125.800 Rp 148.000
Ready Stock / 978-979-29-6585-8

Twitter

SIDEBAR