|
|
Menyintas dan Menyeberang: Perpindahan Massal Keagamaan Pasca 1965 di Pedesaan Jawa
STOK KOSONG
[978-979-1287-02-9]
|
Rp42.500
Rp36.125
|
Penulis : Singgih Nugroho
Cetakan : I, Juli 2008
Tebal : xx + 329 hlm
Ukuran : 14 x 21 cm
Deskripsi:
Penelitian menunjukkan bahwa Islam, terutama di Jawa Tengah dan Jawa Timur, merupakan agama yang dianggap sangat dekat dengan pelaku kekerasan di masa itu. Persepsi itu terbangun dari keterlibatan sejumlah ormas (organisasi massa) Islam, seperti pemuda Ansor, HMI, dan Muhammadiyah di beberapa daerah dalam menyikapi Peristiwa 1965, dan itu dianggap sebagai representasi dari kelompok Islam secara keseluruhan.
Sikap keras sebagian kelompok Islam terhadap orang-orang yang dianggap mempunyai kaitan dengan komunis banyak dipengaruhi ketidaktegasan pemisahan antara agama dan politik, dirasakan oleh para korban sebagai citra Islam secara keseluruhan. Situasi itu sangat berbeda jauh ketika para tapol menjumpai agama Kristen melalui pergaulan dengan jemaat maupun pendeta yang berempati terhadap penderitaan mereka.
Keputusan mereka untuk pindah dari Islam dan konsisten memeluk Kristen serta turut menyebarkannya seusai dibebaskan, walaupun mendapat “gugatan” baik dari sebagian kalangan Islam maupun umat Kristen sendiri, merupakan bagian penting dari sejarah pergumulan hidup mereka untuk mendefinisakan dirinya dan menciptakan ruang otonom yang memungkinkan untuk menjadi subyek bukan sekedar obyek, sejarah lingkungannya.
|
|