|
|
Komunitas Tionghoa di Surabaya
[978-602-8335-31-7]
|
Rp32.000
Rp27.200
|
Penulis : Andjarwati Noordjanah
Cetakan: Januari, 2010
Tebal :
Ukuran : 14 x 21 cm
Deskripsi:
Benarkah stereotip yang mengatakan bahwa orang Tionghoa, sebagaimana dicitrakan oleh mesin propaganda Orde Baru, hanyalah sekumpulan oportunis yang menginginkan kekayaan tanpa prinsip dan tidak punya kepedulian apapun terhadap masyarakat dan politik disekitarnya?
Buku ini mengingatkan kita kembali militansi komunitas Tionghoa. Banyak kenyataan sejarah ditutup-tutupi atau secara tidak sengaja terlupakan masyarakat kita dibuka [oleh buku ini], dan memang sudah saatnyanyalah diingatkan kembali kepada masyarakat. Andjarwati dengan cermat dan teliti menggali berbagai sumber dalam literatur maupun ingatan seorang informan serta berita-berita surat kabar dan majalah saat itu, sehingga muncul suatu kisah yang hidup mengenai zaman awal republik kita dan peran golongan Tionghoa yang tidak kecil.
Sesudah membaca buku ini kita akan semakin yakin bahwa dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia, berbagai golongan ikut serta secara heroik dan militan, sementara ada juga golongan yang lebih mempertaruhkan nasibnya pada kembalinya rezim kolonial, termasuk golongan Bumiputra. Nasionalisme yang kompleks dan inklusif kiranya dapat memproses kerumitan kenyataan ini.
Dalam kebangkitan kembali akrivisme golongan Tionghoa di Indonesia sesudah 1998, materi seperti yang diuraikan dalam buku ini niscara bermanfaat, karena dapat memberikan pelajaran keberhasilan masyarakat kewargaan menghadapi kezaliman penguasa.
Dede Utomo
|
|