" height="0" width="0" style="display:none;visibility:hidden"> ');

Kontak Kami

( pcs) Checkout

Selamat datang di ambarrukmo.com | Tempat belanja murah, mudah, dan cepat!
Beranda » Buku » Bahasa dan Sastra » Novel » Sabda Palon 4: Pudarnya Surya Majapahit

Sabda Palon 4: Pudarnya Surya Majapahit

Kategori:
OFF 10%
Kode : 978-602-6799-01-2
Berat : 500 gram
Stok : Ready Stock
Dilihat : 574 kali
Review : Belum ada review
Rp 76.500 Sebelum Rp 85.000
(OFF 10%) Hemat Rp 8.500
Tentukan Pilihan!

# Sabda Palon 4: Pudarnya Surya Majapahit

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja Anda
Lihat keranjang Anda
Lanjut Belanja
Checkout
Pesan melalui SMS? Klik SMS

Bagikan informasi tentang Sabda Palon 4: Pudarnya Surya Majapahit kepada teman atau kerabat Anda.

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

Deskripsi Sabda Palon 4: Pudarnya Surya Majapahit

Penulis     : Damar Shashangka

Cetakan    : 2016

Tebal         : 453 hlm

Ukuran     : 14 x 21 cm

Penerbit   : Dolphin

Deskripsi :

Pada tahun 1454 Masehi, seorang saudagar Tionghoa mempersembahkan putrinya nan jelita, Siu Ban Ci, kepada Bhre Kêrtabumi, putra mahkota Majapahit. Penguasa yang menggandrungi wanita-wanita cantik itu langsung tergoda dan menyelirnya, tanpa mengindahkan nasihat Sabda Palon, punakawannya yang sakti dan setia. Melalui mata batinnya, Sabda Palon melihat bahwa lantaran Putri Cina itulah kehancuran Majapahit kelak bakal terjadi. Karena api cemburu Putri Champa Dewi Amarawati, Siu Ban Ci dibuang ke Palembang saat sudah hamil tiga bulan.

Enam bulan kemudian, seperti sebuah pertanda dari semesta, hujan badai melanda Palembang dan Majapahit tatkala janin Siu Ban Ci lahir ke dunia. Sungai Musi dan Brantas meluap seketika. Banjir besar terjadi di Sumatra dan Jawa pada saat yang sama. Malam berikutnya, ketika air bah belum juga surut, di angkasa bulan tampak lebih besar dari biasanya. Sebutir bintang bersinar terang tepat di dekat rembulan. Pada hari berikutnya, matahari tampak redup. Tiada mendung di angkasa, namun matahari seolah kehilangan dayanya. Para pandhita Siwa Buddha melihat sebuah tengara zaman baru: Surya Majapahit bakal pudar, berganti Bulan dan Bintang. Ajaran lama bakal sirna, berganti ajaran baru dari tanah Arabia.

Belum ada review untuk Sabda Palon 4: Pudarnya Surya Majapahit

Silahkan tulis review Anda

Produk Terkait Sabda Palon 4: Pudarnya Surya Majapahit

OFF 10%
Rp 80.100 Rp 89.000
Ready Stock / 978-602-72793-8-4
OFF 15%
Rp 25.500 Rp 30.000
Ready Stock / 978-979-16776-1-5
OFF 15%
Rp 34.000 Rp 40.000
Ready Stock

Mungkin Anda tertarik dengan produk terbaru kami

OFF 15%
Rp 34.000 Rp 40.000
Ready Stock / 978-602-7544-19-2
OFF 15%
Rp 106.250 Rp 125.000
Ready Stock / 978-602-258-465-0
OFF 15%
Rp 140.250 Rp 165.000
Ready Stock / 978-979-29-5925-3

Twitter

SIDEBAR